Menteri Koordinator bidang Maritim dan Sumber Daya Rizal Ramli
berseteru dengan Menteri ESDM Sudirman Said terkait rencana pembangunan
kilang gas abadi di Lapangan Gas Abadi Blok Masela. Sudirman Said
mendukung pembangunan kilang lepas pantai atau offshore, sementara Rizal
Ramli mendukung pembangunan di darat atau onshore.
Ini bukan perseteruan pertama kalinya dari kedua menteri tersebut.
Menanggapi hal tersebut Wakil Ketua Fraksi NasDem Johnny G Platte
menilai perseteruan itu akan memunculkan pesimisme bagi market dan
publik.
"Kegaduhan dan silang pendapat para menteri, tidak saja akan
menurunkan kepercayaan investor tetapi juga menurunkan kepercayaan
masyarakat luas terhadap kebijakan pemerintah. Distrust public sangat
berbahaya bagi penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan bangsa,"
kata Plate saat dihubungi, Kamis (3/3).
Plate berharap, jika memang ingin ada dinamika pertukaran opini, seharusnya tak dibuka ke publik. Sebab akan memicu kegaduhan.
"Para menteri jangan gaduh di ranah publik, jika ada perbedaan
pendapat selesaikan di kementerian. Jika mau berdebat, debatlah
dihadapan presiden pada saat sidang kabinet," tuturnya.
Meski masing-masing menteri memiliki karakteristik tersendiri dalam
menyampaikan pendapatnya, namun Plate berharap ada kerja yang diusung
secara harmonis antar menteri. Sebab yang dibutuhkan oleh publik yaitu
langkah bersama berbagai kementerian.
"Penuh harapan bahwa walaupun setiap menteri mempunyai style
masing-masing, namun kepentingan soliditas kabinet harus tetap di jaga,"
pungkasnya.
Kamis, 03 Maret 2016
Berlangganan
Bagikan di Facebook
Bagikan di Twitter
Kegaduhan menteri turunkan kepercayaan ivestor dan publik
Bagikan di Facebook
Bagikan diTwitter
Bagikan di Google+
Related with : Kegaduhan menteri turunkan kepercayaan ivestor dan publik
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
