Wartaharian, Jakarta - AKBP Jefri Siagian - Kapolsek Tanah Abang, membenarkan adanya pengeroyokan dan letusan tembakan yang terjadi di Stasiun Tanah Abang, Jakarta Pusat.
Kapolsek mengklarifikasi, tembakan peringatan yang dilakukan anggota Brimob pada saat kejadian tersebut, hal tersebut dimaksudkan untuk melerai
perkelahian yang terjadi.
"Dia anggota (Brimob) itu berada di situ, karena sedang bersama Dinas
Perhubungan dan Satpol PP untuk menertibkan kendaraan-kendaraan parkir
liar yang mengganggu badan jalan," ujar Kapolsek kepada Wartaharian di Mapolsek Tanah Abang, Jakarta Pusat, Selasa (8/3/2016).
Ketika terjadi keributan, Jefri menambahkan kalau petugas Brimob
tersebut sebagai polisi merasa terpanggil untuk melerai. Namun karena
banyaknya orang-orang yang berkerumun, petugas Brimob tersebut tidak
mengetahui siapa-siapanya yang terlibat dalam perkelahian.
"Jadi karena ramai itu, kan ga tau mana warga, mana pelaku, semuanya
nyatu. Akhirnya, dilepaskanlah tembakan untuk melerai, karena tembakan
itu juga jadi tau yang mana pelaku, yang mana warga," ujarnya.
wartaharian.co, 11-03-2016
