
Sutrisno dikeroyok pelaku tanpa adanya alasan yang jelas. Pelajar SMK 1 Banyuputih itu
berusia 16 tahun asal Desa Alasbuluh, Kecamatan Wongsorejo, tiba-tiba
dihadang pelaku kemudian dipukul beberapa kali mengenai wajahnya.
Sutrisno
yang sedang mengikuti PSG di Kantor Dinas Peternakan, mengaku tak
pernah mengenal pelaku. Saat itu salah seorang pelaku yang belakangan
diketahui berinisial I memanggil korban.
Merasa tak punya masalah
korban pun menghampirinya. Sebelum memukul korban pelaku sempat mengaku
sebagai kepala kemanan di lingkungan Karangasem. Meski korban meminta
ampun, pelaku tetap saja memukulnya berrulangkali. Tidak sampai disitu,
teman pelaku yang datang mengendarai sepeda motor juga ikut mengeroyok
korban.
Setelah berhasil meloloskan diri dari dua pemuda tersebut,
korban melarikan diri ke Kantor Dinas Peternakan. Beruntung salah
seorang PNS mengenali salah seorang pelaku.
Menurut Kasubag Humas
Polres Situbondo, Ipda Nanang Priambodo, pihaknya sudah menerima laporan
pengeroyokan tersebut. Untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut,
Nanang mengaku sudah memintakan visum et repertum ke Rumah Sakit.
wartaharian.co, 19-03-2016