Beberapa waktu lalu sidang Praperadilan
kasus pembunuhan Mirna Salihin telah digelar di Pengadilan Negeri. Dalam
kasus yang telah ditetapkan sebagai tersangka adalah Jessica Wongso.
Karena dirinyalah yang memesan es Kopi Vietnam dan dicampur dengan
Sianida sehingga Mirna Salihin meninggal dunia. Namun saat penggelaran
praperadilan beberapa waktu lalu hakim belum memutuskan.
Keputusan sidang Praperadilan yang
diajukan oleh Jessica Wongso akan dibacakan pada tanggal 1 Maret 2016
hari Selasa besok. Keputusan praperadilan yang diajukan oleh Jessica
Wongso akan dibacakan oleh hakm I Wayan Merta.
Menangapi praperadilan ini nampaknya Krishna Murti enggan berbicara jika nantinya Jessica Wongso
telah memenangkan kasus kematian Mirna Salihin. Ketika ditemui Krishna
Murti mengemukakan jika tak ada kata kalau dalam kamusnya.
Dirinya mengungkapkan yang terpenting adalah putusannya nanti bagaimana. Yang menang Jessica Wongso
atau Polda Metro Jaya. Dirinya mengungkapkan bahwa tak mau berkomentar
jika dirinya berkomentar dan salah ucap yang ditakutkan malah ramai.
Dirinya mengungkapkan mending dilihat
saja bagaimana nanti kejelasannya. Hal ini diungkapkan oleh Krishna
Murti selaku Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya pada
tanggal 29 Febriuari 2016 hari Senin.
Dalam penggelaran sidang praperadilan
terlihat bahwa pihak dari Jessica Wongso telah menghadirkan tiga saksi
untuk dilakukan pemeriksaan. Ketiga orang saksi yang didatangkan oleh
pihak Jessica Wongso merupakan berasal dari dua saksi ahli dan satu lagi
saksi biasa.
Pada sidang praperadilan yang diajukan oleh Jessica Wongso yang dilakukan adalah pembacaan dan penyerahan kesimpulan. Selain itu pemeriksaan saksi dari Jessica Wongso
juga dilakukan. Selain ketiag orang saksi yang didatangkan dalam sidang
praperadilan saksi lainnya juga didatangkan oleh pihak Jessica Wongso
yakni ketue RT kediamannya.
Dalam sidang praperadilan yang dilakukan
beberapa waktu lalu karena penetapan Jessica Wongso sebagai tersangka
pembunuh Mirna Salihin. Adanya kasus Mirna Salihin ini pihak kepolisian
Australia juga akan membantu mengumpulkan data sejarah pertemanan
Jessica Wongso dan Mirna Salihin.
